DLH Blora perketat pengawasan limbah medis

Foto: wartablora.com

Ngatini, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora sedang memeriksa Limbah B3 Medis.

Rabu, 31 Juli 2019 18:23 WIB

BLORA (wartablora.com)—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora memperketat pengawasan terhadap limbah-limbah medis yang ada di puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Blora. Pengawasan ini diperketat mengingat limbah medis jika tidak dikelola dengan baik dapat berpotensi menimbulkan dampak yang berbahaya bagi kesehatan lingkungan.

"Untuk memperketat pengawasan ini, kami secara rutin berkeliling di puskesmas-puskesmas di wilayah Kabupaten Blora, juga di rumah sakit-rumah sakit yang beroperasi di Kabupaten Blora, baik di Cepu maupun di Kota Blora," kata Kasi Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, Bayu Himawan, ST, MM, Rabu (31/7/2019).

Dalam beberapa waktu terakhir, Bayu bersama timnya telah berkeliling di 26 puskesmas yang ada di Blora, selain di beberapa rumah sakit di Blora dan Cepu.

"Kami melihat secara langsung proses pengelolaan Limbah B3 Medis. Jangan sampai salah kelola sehingga merugikan lingkungan sekitar," ucapnya.

Proses pengelolaan Limbah B3 Medis yang diawasi menurutnya mulai dari ruang tindakan sampai pada Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 yang kemudian diangkut oleh transporter selaku pihak ketiga.

“Alhamdulillah semua Puskesmas dan Rumah Sakit di Blora sudah bekerja sama dengan transporter Limbah B3 yang terdaftar di Kementerian LHK, jadi yang kami pantau saat ini adalah pengelolaan di internal Puskesmas dan Rumah Sakit,” lanjutnya.

Pihaknya menambahkan bahwa prosedur pengelolaan dan persyaratan teknis Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 Medis sudah cukup jelas diatur dalam Peraturan Menteri LHK no P.56 tahun 2015 dan juga pada Permenkes no 7 tahun 2019, sehingga Petugas Kesehatan Lingkungan masing-masing Fasilitas Kesehatan Masyarakat bisa mempelajari dan mempedomani peraturan itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora Ir. Dewi Tedjowati, yang mengatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup akan selalu memonitor dan mendampingi serta membina tentang Pengelolaan Limbah B3 Medis di Kabupaten Blora.

“Sudah menjadi tugas kami Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora untuk memantau, membina dan mendampingi pengelolaan limbah B3 Medis di Kabupaten Blora. Harapan kami tahun 2020 Kabupaten Blora sudah terbebas dari permasalahan Limbah B3 Medis dan "Zero Waste” untuk permasalahan sampah dengan target 30% pengurangan sampah dan 70% penanganan sampah sesuai dengan kebijakan strategi daerah," paparnya. (*)